Bismillahirahmanirahim.
Assalamua’laikum…
selamat
sore sahabat,bagainana kabar hari ini,yang semangat donk kan dah mau libur
akhir pekan,,
sahabat
punya uneg uneg gak tentang memaknai kehidupan ini,galau dengan realita dalam
pergaulan,pemikiran yang berlawanan tentang agama,serta menghadapi guncangan batin
yang terkadang hilang timbul,
sahabat
satrio ingin bercerita ke adaan psikis satrio sekarang,ok kita mulai aja,
tahun
2014 ini sepertinya tahun yang sangat mengguncangkan,entah cobaan atau
karma.semoga ini berakhir di penghujung tahun ini,gak tahu bagaimana
mengekspresikan keadaan sekarang,tahun ini benar benar sangat berat untuk
di lalui,dimualai dari ketika melakukan Kuliah Kerja Nyata ,anggapan awal
sbagai seorang yang normal adalah suatu kebahagiaan
bercerita,berekspedisi,saling berbagi namun entah cerita gelap apa yang
membungkam semua.aku tiba tiba menjadi seorang yang pendiam tingkat dewa
sungguh sangat susah untuk berinteraksi,ya walau hanya sekedar see helo
aja,sungguh teman teman KKN yang sangat luar biasa,menganggap semua adalah
saudara,memberikan masukan,opini dan saran.
mengerti
akan keadaan,berpikir secara cerdas rupanya aku
belum layak untuk mengikuti panggung sandiwara yang penuh dengan naskah teater,iri bisa melihat mereka tertawa lepas dan
riang,berguncang dalam candaan,memainkan peran dengan sangat baik.akhir dua
bulan yang sangat menegangkan penuh dengan rasa mual,apa yang dikhawatirkan
akhirnya terjadi,keluar dari posko tetap menjadi seorang yang pendiam,sungguh
berat mengembalikan suasana yang dulu,tahu cara bercerita,bisa memerankan
peran.
dan
akhir akhir ini benar benar menjadi suatu guncangan ketika teman teman
menganggap
sinis tajam terpatri dalam muka di wajah
ini,menganggap remeh,rendah dan sinis,aku benar benar tak menemukan aku
yang dulu,aku yang dulu dikomentar orang sepedas lada merica tak
bergeming,karena menganggap mereka adalah mahluk,
“apa sih hebanya merek,,kita adalah
mahluk yang sama kok perlu di sombongkan,”
sangat
luar biasa,menjalani hidup sangat enjoi,menulis dalam komentar,menulis
postingan,sampai berekspedisi ke benua eropa
penjelajah lewat mesin online,sampai ke temu dengan finlandia yang memberikan semangat
puncak dewa,memberika gambar yang rindang di lahan ladang yang bersuhu dibawah
derajat minus,mungkin orang muak mendengarnya,membacanya,menulisnya.namun aku
menganggapnya seperti kawanan kuda troy yang sedang bermain sirkus di lahan
yang luas,rindang dan bebas.
sungguh
aku tak menemukannya itu di tahun ini,tahun ini peran ku sepertinya menjadi
seorang yang pendiam dan memikul beban yang dianggap berlawanan bagi seorang
introvert,penuh dengan cobaan,dari cobaan kesabaran dalam agama,kasabaran dalam
menghadapi masalah, kesabaran dalam kepercayaan dan banyak yang lain lagi.
mencoba
membangkitkan kembali semangat dulu yang pernah ada,belajar menafi'kan dunia
belajar mengenal yang memberikan kebahagianaan,belajar mengenal yang memberi
suasana,belajar mengenal yang memberi masalah dan yang menyelesaikan masalah.
"Alloh kuasa Mahluk tak kuasa Lailahaillallah"
Pekanbaru
13 Desember 2014.
Satriono



Categories : 



