Mengenal Aku.

Hai sahabat bagaimana dengan kabar hari ini.?
semoga bahagi selalu sahabat,?
Saye ingin bercrita tentang pribadi satrio sendiri dalam postingan ini,banyak permasalahan yang tampaknya sepele menjadi sangat luar biasa.

Aku terlahir tepat pada bulan ini,menurut kalender Zodiak  Aku terdaftar dalam SAGITARIUS,hari Sabtu kata mereka,aku tidak tahu apa yang terjadi pada saat itu atau mungkin sebelum kejadian aku di lahirkan.begitu aku kecil akulah yang terceria,selalu manja dan paling berpenguasa,berenang dalam tawa gelagak teman teman yang mengajak bersorak sorai.sekarang aku terdiam dalam hempasan kehidupan,membisu tak dapat lagi menjerit.apa benar kecerian itu telah aku beli sewaktu aku masih kecil,dapatkah aku menukarnya untuk saat ini,

Ingat ketika suasana masa masa emas itu hadir dalam kehidupan,dalam lingkaran teman teman yang hebat, dan dalam reputasi yang cukup untuk di anggap membanggakan,kinie benar benar hancur  entah kemana mereka semua ketika hal itu benar benar di butuhkan.

Hidup seperti panggung sandiwara yang sangat menyedihkan benar kata mereka hidup dewasa itu menyebalkan,ketika karakteristik sifat pribadi benar benar terbentuk.yangj telas entah kapan ini di mulai,dari mana mulainya,dan bagaiman mungkin ini bisa terjadi.terkadang diri ini mengumpat,menyumpah dan bercarut dalam ke pribadian ini.inilah rekaman ku dalam dunia remaja yang merangkak ke angka 22 yang sangat tragis tidak ada yang istimewa setelah hampir mencapai angka perhitungan yang ke 22,tak banyak yang ku sumbangkan,maupun yang ku persembahkan untuk kedua orang tua seperti dulu.

Sepertinya ini di mulai pada tahun 011 yang lalu sudah hamper  tiga tahun aku memlauinya,namun aku seperti Zebra yang tak dapat mengikuti teori Evolusi tak sanggup untuk menggapai daun di ujung dahan.masuk dalam ruang kamar yang seakan menjadi pengumpatan hingga kinie,gairah – gairah belajar tak terpenuhi secara sempurna dalam ruang ini.sehingga mencari pelarian dengan men search  referensi ke pelosok titik strategis planet ini,maka di temukan taman yang betul betul rindang sepertinya di ujung kutup utara.“FINLANDIA" itu seperti nama yang tepat di sematkan untuk tempat itu.untuk memuaskan hasrat Ruang kamar yang di anggap gersang.seperti tak terkendali ingin cepat cepat pindah ruangan walau hanya dengan angka 03.00 di anggap cukup.konfirmasi sudah menjelaskan tinggal waktu yang akan berbicara.namun itu benar sangat menyedihkan,aku belum menyiapkan apa  apa.inilah menikmati hidup menjadi pecundang.

Setelah aku tahu itu hanya omong kosong yang semu,aku mulai berpindah strategi yang masih ku garap hingga saat ini.MENULIS,barang kali mereka mendengar tulisan yang sangat sangat lirih dalam artikel coretan cacing ke panasan yang tak lebih rendah lagi dari seonggok sampah yang busuk.benar benar menjijik kan.dan entahlah apa yang menjadi kebanggaan ku ketika aku menyelesaikan semuanya yang tak mempunyai skill,STP sebuah sapaan yang sangat berwibawa dan anggun namun aku mengacuhkan tak membuatnya bersemangat menemani daftar nama yang inshaalloh nantinya.INTERNET MARKETER terkadang lebih menarik dari pada seorang marketing kantoran namun aku takut untuk berkorban demi dia untuk menemani perjalanan hidup dan penyalur hobi.seakan diri ini menyesal dengan hampir waktu yang usai belum terselasaikan misi keduanya.Itu adalah tanggapan diri ini untuk masa depan. 

Mari kita bercerita tentang persahabatan,pergaulan dan percintaan.aku menganggap diri ini benar benar aneh tak seperti yang lainnya,entah ini berbuah positif atau negative tidak sedikit yang berkomentar dengan kepribadian yang di anggap berbeda ini.ya aku adalah seorang pendiam,dan pendiamku benar benar membawa kesengsaraan,dan aku juga seorang yang.?mungkin dapat di jelakan dalam penjelasan ini.dalam persahabatan aku hanya bisa berkomunikasi beberapa orang,tak ayal lagi memiliki sedikit teman dalam pergaulan itu memang dampaknya.aku serasa ingin mendekatkan  moncong corong ke telinga mereka dan berteriak,aku ingin bercerita panjang lebar tentang semua kehidupan tetapi acap kali keinginan itu muncul mulut seperti terkunci gembok ratusan dalam bibir dan tersusun rapi.

Aku juga memiliki sesuatu yang berbeda dari yang lain pada umumnya aku tak memilki ketenangan,memilki rasa was was yang berlebihan dan dari sini sudah mulai bingung bagai mana mengekspresikan dalam dunia nyata dalam bentuk tulisan,aku seorang yang normal namun aku tak dapat mengimbangi kenormalan ini,dan ini hanya sebatas keinginan yang terbendung tembok besar untuk dapat mendapat jawaban,sebetulnya tak butuh jawaban yang terpenting adalah tersampaikan.tak ayal yang semula menatap indah dalam balutan kesederhanaan yang bersahaja,yang terlihat anggun memancarkan aura natural yang sebagian orang gelap memandangnya.

Awal cerita ini muncul ketika tahun 2012 duduk anggun di angka 3,melihat begitu tenangnya dan mengekspresikan rona wajah yang datar,sambil duduk berceloteh dengan hp genggapnya menghadap ke utara,masih ingat dalam bayangan benak memakai rok panjang hitam dengan  baju seperti kemejanya kaum wanita berwarna putih,pemandangan yang sangat mengagumkan dalam ayunan kaki yang gontai mengiringi hilir mudik angin yang berhembus.

aku terpesona dalam situasi yang bersahaja dalam ketenangan dan anggunya dalam menghadapai persoalan yang ketika itu persoalan dalam laburatorium,greget was was nya agak sedikit panik itulah awal aku mengenalmu dalam ke kaguman.

Seiring berjalannya waktu aku masih melihat sesosok natural tersebut dalam kelebatan yang membuat panic hati ini,jika berpapasan atau hanya sekedar duduk dalam satu bangku.aku memang seorang pecundang,aku melihat kail terpasang umpan namun itu samar samar.terlalu lama ikan menghampiri menjadi basi dan kecewa umpan terpasang,terkadang diri ini memang egois atau ini memang pembawaan sifat yang nggak tau benar atau salah menurut aturan sang illahi.

Kini waktu terus berjalan aku dapat meresakan aliran rasa kecewa berhembus kencang dan kini terasa radar seakan ingin benar benar menjauh,menghindar dan dimatikan,namun radar itu benar benar akan mati mengingat waktu yang menjadikan perkumpulan tinggal beberapa minggu lagi,sebelum pergi ingin melihat senyuman manis itu yang muncul hampir dua tahun yang lalu.

Ku akui engkau Angel yang tabah,sabar,kuat tak banyak kaum wanita yang memilki ketabahan,kesabaran dan sekuat kekuatan yang dikau miliki.pesan ku waktu masih ada berjalanlah mencari dan menemukan sesuatu yang dianggap terbaik,aku masih tetap diam disini sampai waktunya angin yang berhembus dating atau angin yang berlalu.selama ini yang menjadi ertimbangan aku belum sanggup untuk melakukannya.

Pekanbaru      
04 Desember 2014

satriono